Sabtu, 16 Januari 2010

Kampung dan kenangan


Apabila kita tinggalkan kampung dan kenangan , semakin jauh menjadi semakin rindu dan indah. Kadang-kadang apabila melayan gambar-gambar kampung dan kenangan, ada sesuatu dalam hati yang tak dapat digambarkan. Sesuatu itu barangkali hadir dalam bentuk suka, sedih, suka, benci, dan sebagainya.

Apabila saya melayan perasaan itu, lalu ilham pun tiba.


Tajuk: Pekan Parit
Oleh:
Syari3 El-Samanoudi
Mansoura, Mesir.

Pekan Parit,
tanah tumpah darahku,
nostalgianya seribu satu,
getarannya amat istimewa,
sentiasa unik di dalam jiwa.

Di sudut hatiku,
posisinya yang khusus,
mengarang kenangan-kenangan,
tatkala cita-cita ialah angan-angan.

Aku tak pernah terbayangkan,
bahawa perasaanku akan begini,
hanya setelah jauh berpisah,
dari udara dan suasana,
kampungku ini.

Udara dan suasana itu,
walaupun dahulu lebih enak dan indah,
tetapi keenakan dan keindahan itu,
sebenarnya hanya kini,
baru dapat kurasa.

Tadika, sekolah rendah, sekolah rakyat,
tugu jam peringatan, kedai kopi, padang, madrasah;
pepohonan rumbia, kekabu, getah dan kelapa sawit,
semua itu menggoreskan sebuah lukisan,
kenangan yang luar biasa indah.

Dahulu pekan ini meriah,
kini semakin lengang,
kebanyakan penghuninya,
hanyalah para ayah dan ibu,
yang semakin tua,
anak-anak mereka,
kebanyakannya sepertiku,
mencari kehidupan yang lebih menjanjikan,
di luar pekan ini,
di kota raya.

26/12/2009
Syari3 El-Samanoudi
Mansoura, Mesir.

0 ulasan:

Catat Ulasan

Muke Buku TOP

Tamu Tetap YOP

Mike yang bertandang mulai 27 Jan

Sponser & Klik Iklan

Apa Kata Mike

Bertandang Umah TOP

Blog Teman-Teman

Lagu Kite


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com